Thursday, May 12, 2016
membedakan cendet jantan dan betina
pakan harian cendet jos
Makanan Cendet Harian Biar Tetap Sehat
jenis burung cendet
Semua Macam Jenis Burung Cendet / Pentet Lengkap dengan Gambar
1. Cendet Abu-abu Besar (Lanius Excubitor)
2. Cendet Abu-abu Kecil (Lanius Minor)
3. Cendet Kepala Merah (Lanius Senator)
4. Cendet Cokelat (Lanius Christatus)
5. Cendet Hitam Putih (Lanius Collaris)
permasalahan merawat cendet
Berikut yuni blogspot.Com memberikan 3 Permasalahan Perawatan Burung Pentet yang perlu anda ketahui jika ingin memelihara burung ini.
1. Burung Pentet Jarang Bunyi / Tidak Gacor
Jika anda sudah memperlakukan burung pentet dengan benar dalam perawatannya namun burung jarang berkicau, maka hal yang perlu anda ketahui adalah apakah burung dalam kondisi akan mabung atau bulu yang baru mabung. Burung yang sudah tua dan dalam kondisi akan mabung memang biasanya jarang untuk berkicau, tetapi jika burung yang bulunya masih baru namun tidak gacor maka cobalah untuk memandikan burung 2 kali sehari guna menaikkan birahi burung.2. Burung Pentet yang Giras
Jika burung pentet anda giras, cobalah untuk mengurangi porsi makanan EF (Extra Fooding), misalnya jangkrik dan ulat hongkong. Menjinakkan burung pentet juga bisa anda lakukan dengan memandikannya sesering mungkin dan taruh sangkar diatas tanah (Harus dipantau agar tidak diterkam kucing), hal ini agar burung terbiasa dengan aktifitas manusia sekitar.Faktor lain burung pentet giras adalah karena burung dalam kondisi stress. Guna mengetahui apakah burung sedang dalam kondisi stress bisa anda dekatkan dengan burung pentet/cendet lainnya. Jika burung mau berbunyi dengan normal maka burung tidak dalam kondisi stress, tetapi jika pentet hanya berputar-putar dan tidak berbunyi bisa jadi burung dalam kondisi stress.
3. Burung Pentet Yang galak
Jika burung pentet anda galak, misalnya disaat anda mengambil tempat makan lalu sang burung mematuk tangan anda. Untuk menangangani masalah ini, cobalah untuk menerapi pentet dengan memandikannya sesering mungkin. Hal ini dilakukan agar burung merasa diperhatikan oleh pemeliharanya, kemudiaan sering berdiri didekat sangkar sambil member makan jangkrik agar burung juga mengenali diri anda.Pentet yang galak atau kalau kita mendekat ke sangkar selalu menabrak sangkar kesana kemari biasanya juga karena sang burung sedang birahi. Rasa trauma juga bisa membuat burung pentet jadi galak, trauma bisa disebabkan misalnya anda mencabut bulu burung, melakukan sang burung dengan kasar, dan lain-lain. Karena burung pentet mempunyai sifat pendendam maka janganlah mengusik sang burung dengan cara-cara yang kasar, melainkan lakukan perawatan dengan sebaik mungkin dan berkesinambungan serta penuh rasa kesabaran.
Itulah Pentet/Cendet dan segala permasalahannya semoga artikel ini bisa menambah ilmu bagi anda penghobi burung dalam melakukan perawatan.
Tuesday, March 15, 2016
Burung cendet/pentet
Burung cendet/pentet
Meskipun cendet merupakan salah satu jenis burung predator namun jika kita melakukan perawatan sejak masih bahan atau bakalan dengan baik maka akan menjadi burung yang indah, kecerdasan dalam menirukan suara burung lain akan dapat mengeluarkan suara kicau yang bervariasi. Oleh karena itu saat ini cendet atau sering disebut dengan pentet dan juga toet menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang banyak diperlihara oleh penghobi burung.
Namun banyak juga yang mempunyai anggapan bahwa merawat jenis burung predator seperti cendet itu sulit, ada yang mengatakan mudah mati, susah berbunyi, dan lainnya. Sebenarnya, merawat burung cendet bakalan maupun yang sudah jadi itu sama seperti merawat jenis burung berkicau lainnya.
Jika anda ingin memelihara burung cerdas dari keluarga Turdidae yaitu Cendet, alangkah baiknya untuk mengetahui juga karakter dasarnya.
Karakter dasar cendet
Ganas/Beringas, perilaku agresif cendet akan keluar jika burung dalam keadaan lapar.
Petarung, guna mempertahankan teritorialnya maka jika mendengar suara jenis burung lainnya atau melihat burung sejenis akan berkobar semangat tempurnya.
Birahi, cendet sangat gampang naik birahinya. Oleh sebab itu kita harus hati-hati dalam melakukan perawatan, seperti pemberian EF (Extra Fooding) dan penjemuran jangan terlalu berlebihan karena dapat memancing birahi cendet.
Jinak, kemampuan beradaptasi burung cendet sangat besar, oleh karena itu burung ini mudah jinak terhadap manusia.
Setelah kita mengetahui karakter dasar burung cendet, langkah selanjutnya adalah mengetahui ciri burung cendet yang memiliki kualitas bagus. Jika anda menginginkan memelihara cendet yang masih bahan atau bakalan, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan/bakalan cendet.
Jantan, pastikan jenis kelamin burung adalah jantan (cirinya dapat dilihat dari warna bulu yang mengkilap dan kontras).
Paruh, pilih bentuk paruh cendet yang berpangkal lebar, besar, tebal dan panjang. Sedangkan bagian bawah paruh cenderung lurus jangan yang bengkok.
Hidung, pilih yang posisi lubang hidungnya sedekat mungkin dengan mata.
Kepala, burung cendet yang mempunyai mental tempur baik adalah berkepala besar, mata melotot, bulat dan besar.
Badan, pilih bakalan yang memiliki bentuk postur sedang dengan panjang leher, badan dan ekornya, serta kaki yang serasi.
Sayap, pilih burung yang memiliki sayap mengepit rapat.
Kaki, pilih cendet yang kakinya mencengkeram dengan kuat, besar dan terlihat kering.
Lincah dan dan bernafsu makan besar, burung cendet yang seperti ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Leher panjang padat berisi, Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
Setelah kita mengetahui ciri bakalan atau bahan cendet yang baik, selanjutnya adalah mengetahui jenis makanan yang sesuai untuk burung ini.
Makanan untuk burung cendet
Voer, pilih voer yang memiliki kandungan protein sedang (yaitu antara 12%-18%).
EF (Extra Fooding), makanan tambahan yang baik untuk diberikan pada cendet yaitu jangkrik, kroto, cacing, UH (ulat hongkong), orong-orong, ulat bamboo, kelabang, belalang.
Perawatan harian cendet
Dalam merawat burung cendet tidak jauh berbeda dengan perawatan burung lainnya, yang paling utama adalah lakukan perawatan secara rutin dan konsisten. Berikut pola perawatan harian yang bisa anda berikan.
Pada pagi hari sekitar jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras selama 30 menit, kemudian burung dimandikan bisa dengan cara disemprot atau mandi di keramba (sebaiknya dilatih untuk mandi dikeramba).
Berikan jangkrik 4 ekor pada cepuk khusus EF (Jangan memberikan jangkrik secara langsung pada burung karena dapat menggigit jari anda).
Penjemuran bisa dilakukan selama 1 hingga 3 jam, waktu penjemuran antara pukul 08.00 s/d 11.00. Usahakan pada saat penjemuran tidak melihat burung sejenis.
Setelah proses penjemuran, burung kembali diangin-anginkan diteras.
Pada sore hari sekitar jam 15.30 burung bisa dimandikan kembali, kemudian beri jangkrik 3ekor.semoga bermanfaat.
