Showing posts with label burung murai batu. Show all posts
Showing posts with label burung murai batu. Show all posts

Saturday, May 21, 2016

membedakan jenis kelamin murai batu

Cara membedakan jenis kelamin anakan murai batu.Trotolan biasanya sebutan ini di berikan pada anakan murai batu yang masih berumur 3 bulanan.di masa dan usia 3 bulanan,biasanya anakan murai batu akan bersiap untuk ganti bulu atau biasa di sebut mabung.dalam hal pergantian bulu ini,anakan murai batu siap untuk menjadi seorang remaja dan siap untuk di latih menjadi murai batu berkualitas.
Pada saat mabung atau ganti bulu ini,akan banyak bulu halus yang berwarna mengkilap dan tak lama kemudian akan segera tumbuh dengan lebat.di usia yang masuk remaja ini,anakan murai batu biasanya juga bisa untuk melompat-lompat naik turun tangkringan serta ia akan mencoba untuk mematuk makanannya sendiri.
Di usia yang sudah menginjak tiga bulanan,kita sudah bisa untuk membedakan jenis kelamin mana anakan yang jantan dan mana anakan yang betina.sebaiknya kita harus segera melakukan penyeleksian guna untuk membedakan jenis kelaminya agar anakan yang jantan serta anakan yang betina kita bisa membedakan cara perawatanya dengan kusus.mana anakan yang nantinya untuk kita terjunkan dalam arena kontes,dan mana anakan yang nantinya ingin kita tangkarkan kembali.cara membedakan jenis kelamin anakan murai batu
Cara membedakan jenis kelamin anakan murai batu cukup mudah jika kita sudah mengetahui caranya.tanda serta ciri yang bisa kita lihat adalah sebagai berikut.
Anakan jantan.
  • Pada dada anakan murai jantan terdapat bintik berwarna coklat.
  • Memiliki bentuk serta ukuran yang lebih panjang dan besar.
  • memiliki ekor yang lebih panjang dan besar lebar.
  • Pada bagian sayapnya terdapat bintan kecoklatan.
  • memiliki ukuran serta bentuk kepala yang besar serta agak sedikit lebar.
  • Memiliki bentuk paruh agak sedikit lebar serta agak panjang.
  • Memiliki warna bulu yang mengkilap hitam,di bagian dadanya terdapat bulu kuning dan ada warna garis agak kehitaman pada lehernya.
  • Memiliki suara yang agak lantang saat kita memberikan pakan.
Anakan betina.
Pada bagian dadanya ada bulu hitam agak sedikit kusam atau warna cokalat agak keputihan yang memanjang di daerah dadanya.Ukuran serta bentuk badan relatif kecil jika di bandingkan dengan badan jantan.Memiliki ukuran ekor yang pendek dan kecil.Memiliki ukuran serta bentuk paruh yang lincip agak tipis.Memiliki warna pada badanya kebanyakan hitam agak abu-abu namun agak cenderung keputihan serta terdapat garis leher yang hitam agak sedikit keabuan.Memiliki suara kecil saat kita loloh beri pakan di bandingkan suara anakan jantan.Dalam pemberian pakan anakan murai batu yang usia 3 bulanan ini,tidak ada bedanya dengan anakan yang berumur masih piyikan,kita bisa memberikanya voer sebagai pakan utamanya serta bisa kita berikan pakan berupa jangkrik atau kroto sebagai selingan serta Fooding.untuk pakan jangkrik,bisa kita berikan 7-8 ekor perhari dengan pembagian 4 pagi dan 4 ekor sore.






Selain pakan,juga sangat perlu di perhatikan vitamin serta.dalam pemberikan vitamin pada anakan murai batu,bisa kita lakukan dengan cara campurkan pada pakanya atau bisa kita masukan dalam pakan jangkriknya dengan cara menggunakan suntikan.
Banyak jenis vitamin yang bisa kita berikan pada anakan murai batu.namun yang sangat populer dan sering di pakan para penangkar adalah vitamin yang berupa Vitasol bisa kita berikan 1 hingga 3 tetas dalam sehari.Dalam pemberian vitamin ini sebaiknya berikan setiap satu minggu sekali saja.

burung murai batu

jenis jenis burung murai batu

Murai Batu merupakan salah satu jenis burung istimewa yang keberadaannya sudah sangat populer di Indonesia. Selain Cucak Jenggot, Kenari dan Lovebird, burung dengan ekor panjang ini juga sudah menjadi perbincangan lama para pecinta kicau saat ini. Bagaimana tidak, selain mempunyai perawakan indah, jenis burung yang juga dikenal dengan nama Kucica Hutan tersebut juga memiliki kicauan gacor keras dan luar biasa sambil teler . Mungkin berawal dari itulah, mengapa para penggila dari burung yang bernama latin Copsychus malabaricus ini begitu kagum. Entah itu penggemar murai batu Medan, Nias, Lampung, Aceh maupun Borneo (Kalimantan).
Sayangnya kepopuleran berbagai macam jenis Murai Batu tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang ada. Dimana keberadaan murai batu sudah terancam punah, entah karena pemburu liar atau murni sebab kerusakan lingkungan. Hal ini juga pernah diungkapkan lembaga Konservasi Internasional (IUCN), bahwa untuk burung Murai Batu di Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus karena jumlahnya sudah semakin berkurang. Tanpa berselang lama semua jenis burung penyanyi dari genus Copsychus Malabaricus ini telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hewan yang dilindungi.
Terlepas dari itu semua, untuk wilayah penyebaran Murai Batu sudah hampir merambah ke seluruh negara di Asia. Di Indonesia sendiri ia bisa ditemui di Pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Tentunya di setiap pulau penyebaran tersebut, terdapat beragam jenis Murai Batu yang mempunyai karakter suara dan tampilan fisik yang berbeda-beda. Salah satu burung ekor panjang yang paling terkenal yang berasal dari kota Menara Air Tirtanadi, Medan. Selain dari Medan tentunya ada yang berasal dari Kalimantan yang tidak kalah hebat masalah telernya. Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh seputar kucica hutan di tanah Air, berikut beberapa jenis murai batu lengkap dengan gambar yang bisa Anda simak.

1. Murai Batu Medangambar murai batu medan

Murai Batu Medan (mikozawa1 – twitter.com)
Seperti namanya, Murai Batu ini besaral dari Medan. Ia mempunyai ciri khusus pada bagian ekornya yang melengkung panjang. Bentuk ekor yang tipis tersebut bisa memanjang sampai 27 sampai 30 cm. Power kicauan yang dimiliki keras dan melengking. Ditambah lagi Murai Medan ini dikenal sebagai burung petarung yang mempunyai mental pemberani. Saat mendengar kicauan lain pada saat di alam liar ia tidak segan mengembangkan dada dan perutnya yang sebagian masyarakat Pulau Jawa menamainya dengan istilah Ndegek dan Ngobra.

2. Murai Batu Niasgambar murai batu nias

Murai Batu Nias (bangeko – pinterest.com)
Untuk jenis Murai yang satu tidak sulit untuk dikenali, sebab Murai Batu Nias mempunyai ekor panjang sampai 17-20cm yang bewarna hitam pekat. Burung Murai yang satu ini juga mempunyai power kicauan gacor keras dan memiliki mental kuat. Selain itu Murai Nias ini mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi, karena kepandaian menirukan suara jenis burung pengicau lain dan bahkan suara manusia. Maka tak heran, jika unggas pengicau yang satu ini cukup menjadi primadona di mata komunitas Murai Batu di Tanah Air.

3. Murai Batu Lampung

gambar murai batu lampungMurai Batu Lampung (nouvisf – youtube.com)
Sementara itu Burung Murai Batu Lampung mempunyai ekor yang lebih pendek dan kaku daripada jenis lain. Panjangnya bisa sampai 12 hingga 18cm. Jenis murai ini juga mempunyai kicauan luar biasa yang mampu menirukan jenis burung pengicau lain. Meskipun karakter suara yang dikeluarkannya cenderung berulang-ulang, namun semua terdengar cukup merdu dan keras. Selain itu, murai lampung dikenal sebagai burung yang mempunyai stamina kuat yang tidak mudah letih jika saat berkicau.

4. Murai Batu Aceh

gambar murai batu acehMurai Batu Aceh (azkaakhdan – youtube.com)
Murai Batu Aceh merupakan burung yang berasal dan paling banyak ditemukan di wilayah Sumatera Utara, khususnya daerah Provinsi Aceh. Jenis murai yang satu ini juga mempunyai ciri panjang ekor beragam yang rata-rata bisa tumbuh sampai 19-30cm. Selain itu, burung yang berasal dari kota Serambi Mekah ini juga bisa mengerluarkan suara ngeroll panjang dan gemar sekali mengeluarkan suara nembak. Meskipun ukuran bodi relatif lebih kecil, namun Burung Murai Aceh ini mempunyai mental petarung cukup baik. Tak jarang hal tersebut membuat Murai mania menjadi kagum.

5. Murai Batu Borneo

gambar murai batu borneoMurai Batu Borneo (ucup si murai borneo – youtube.com)
Burung murai asal pulau Kalimantan ini juga menjadi perhatian khusus para penghobi burung saat ini, karena Murai Batu Borneo juga mempunyai penampilan dan kemampuan kicau yang mengagumkan. Di habitat aslinya, ia dikenal sebagai burung agresif yang selalu ngotot jika mendengar kicaun burung lain. Burung murai yang satu ini mempunyai ciri panjang ekor yang bisa tumbuh 8 hingga 13. Meskipun ukuran ekornya relatif lebih kecil, namun burung ini paling banyak mendapatkan apresiasi lantaran karakter suara gacor dan mental yang dimilikinya.